sanggibran
My blogs
| Location | Indonesia |
|---|---|
| Introduction | Mentari menyengat meletihkan, tak ada awan untuk bernaung. Angin menerpa menyakitkan, tak ada dinding untuk berlindung. Dalam diam tak mengeluh, dalam ramai tak menjauh. Dia membaur, terbaur, dibaur, dan berbaur: tak kasat oleh mata. Hingga nanti sang Tangan mengangkat atau menjatuhkannya, dalam kemuliaan, atau dalam kehinaan. |
