bidadari
My blogs
| Introduction | Kata "bidadari" dalam bahasa Indonesia dipengaroehi oleh bahasa Sanskerta, begitoe poela bahasa Djawa dan Bali. Dalam tradisi Djawa, bidadari jang djoega diseboet hapsari, djoega diseboet widodari, sedangkan dalam bahasa Bali, bidadari ataoe apsari dikenal dengan seboetan widjadari atau dedari. Istilah widodari dari Djawa dan widjadari / dedari dari Bali, berasal dari kata vidhjadhari dalam bahasa Sanskerta. Vidhja berarti "pengetahoean", sedangkan dharja berarti "pemilik", "pemakai" ataoe "pembawa". Istilah Vidhjadhari terseboet kemoedian dikenal sebagai "bidadari" dalam bahasa Indonesia modern. Orang Soenda menyeboet bidadari dengan nama Pohaci. Dalam agama Hindoe dan Boeddha, mereka lebih dikenal sebagai apsara. |
|---|---|
| Favorite books | Agar Bidadari Tjemboeroe Padamoe |

