Bagaimana Kelompok Musikalisasi Puisi ”Tanah” terbentuk?
- MUSIKALISASI PUISI - TANAH
Contact me
On Blogger since: December 2009
Profile views: 482
My blogs
Blogs I follow
| Location | Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia |
|---|---|
| Introduction | ”Tanah” terbentuk ”begitu” saja. Bermula dari tawaran dari Eko Sulistianto kepada Witra Robbi Yanto (yang notabene pernah menjadi murid Eko Sulistianto ketika bersekolah di SMP; waktu itu Eko Sulistianto mengajarkan mata pelajaran Kesenian) untuk berkumpul menyalurkan minat terhadap musikalisasi puisi. Tawaran itu ditanggapi oleh Witra Robbi Yanto dengan menyampaikan tawaran itu kepada Juairiah Siregar (yang notabene adalah istri Witra Robbi Yanto; notabene pula merupakan murid Eko Sulistianto ketika bersekolah di SMA; waktu itu Eko Sulistianto mengajarkan mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, serta menjadi pembina kelompok musikalisasi puisi di SMA itu). Witra Robbi Yanto juga menyampaikan tawaran itu kepada Bambang Sugianto dan Densi (yang notebene keduanya adalah kolega Witra Robbi Yanto sesama guru di SMA tempat Eko Sulistianto pernah bertugas mengajar, dan sama-sama membina kelompok musikalisasi puisi di SMA itu). |
| Interests | Memajukan seni musikalisasi puisi |
| Favorite music | Bagi”Tanah”, semua jenis/aliran musik memiliki derajat yang sama di hadapan seni sebab semua jenis/aliran musik merupakan wahana ekspresi seni. Bagi ”Tanah”, semua jenis/aliran musik ”halal” dalam musikalisasi puisi selama jenis/aliran musik itu dapat terintegrasi dalam komposisi musikalisasi puisi dalam rangka mengekpresikan puisi. ”Tanah” membuka diri untuk terinspirasi oleh jenis/aliran musik apa pun antara lain: musik klasik, musik rakyat/musik tradisional, musik keagamaan (gambus, kasidah, nasyid), musik blues, musik jazz, musik country, musik rock, musik populer; tidak terkecuali musik triphop, hip-hop-rock, dance rock, neo-wave rock; gamelan, keroncong; dangdut; dan sebagainya. |
| Favorite books | PUISI |

