Pengelana Buana Budaya
My blogs
| Location | Kuningan, West Java, Indonesia |
|---|---|
| Introduction | Hidup adalah Anugerah dan bukan pilihan tapi keniscayaan. Kehidupan adalah tawaran pilihan dari sebuah kesadaran. Kehidupan ibarat mata air yang bening mengalir jernih dan tenang kemudian mengalir deras mengemuruh bagi air terjun dan ombak di samudera. Sang pengelana terus bergerak, mengalir, antara bening dan keruh silih berganti, dan antara tenang mengalir dan mengemuruh bagai ombak beradu karang. Dia berjalan, menggeliat menapaki jejak lama dan baru. Meronta diantara semak dan akar-akar kekuasan. merangkak, menerjang setiap penghalang menghadang. Dalam gerak yang lembut nan kukuh dan tangguh. Bagai tetesan air yang terus menghujam bebatuan. Menyatu dengan buana "luhur-tengah-handap". Membawa amanat "Nu Ngersakeun" menjadi Ingsun Medal. Tanpa disadari, pengalaman adalah Guru Terbaiknya. Suka dan duka adalah santapan Sang Pengelana Buana. Doa dan Cinta adalah tembang syahdunya. Juang dan Daluang adalah landasan spirit dan pustakanya. Alam dan segenap isinya adalah Kitab Sang Pengelana Buana. Tiada kata "menyerah" untuk suatu tujuan Giri Mandala Wangi, pupunden keluhuran budi Sang Manusia. Semua peluh adalah tetesan sejarah baginya yang penuh makna cerita dan cinta.. |
